Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan yang ramai di Indonesia, terkenal dengan budayanya yang dinamis, kekayaan sejarah, dan makanan lautnya yang lezat. Namun dalam beberapa minggu terakhir, kota ini dipenuhi dengan laporan tentang makhluk misterius yang bersembunyi di balik bayang-bayang. Penduduk setempat telah melaporkan penampakan makhluk aneh, yang dijuluki “Mutasi”, yang tampaknya tidak dapat dijelaskan.
Makhluk-makhluk ini dikatakan bertubuh tinggi, berwujud humanoid dengan anggota badan memanjang dan mata bersinar. Beberapa saksi menyatakan bahwa mereka telah melihat Mutasi bersembunyi di sekitar gedung-gedung terbengkalai dan gang-gang gelap, sementara yang lain bersumpah bahwa mereka telah mendengar tangisan menakutkan mereka bergema sepanjang malam.
Penampakan tersebut menimbulkan rasa takut dan terpesona di kalangan warga Makassar. Banyak yang mengunggah ke media sosial untuk berbagi pertemuan mereka dengan Mutasi, bahkan ada yang mengaku telah mengabadikan mereka di depan kamera. Foto dan video yang beredar online menunjukkan sosok-sosok bayangan bergerak dalam kegelapan, fitur-fiturnya tertutup oleh cahaya redup.
Pemerintah setempat dibanjiri laporan penampakan Mutasi, namun sejauh ini mereka belum mampu memberikan penjelasan pasti atas fenomena tersebut. Beberapa orang berspekulasi bahwa makhluk tersebut mungkin merupakan spesies hewan baru, sementara yang lain percaya bahwa mereka mungkin adalah entitas supernatural atau bahkan makhluk luar angkasa.
Meski minim bukti konkrit, rumor Mutasi berhasil menarik imajinasi masyarakat Makassar. Beberapa orang percaya bahwa makhluk tersebut adalah pertanda malapetaka, sementara yang lain melihat mereka sebagai penjaga kota. Apapun kebenarannya, satu hal yang pasti – Mutasi yang misterius telah menjadi topik perdebatan dan spekulasi yang memanas di Makassar.
Saat matahari terbenam di kota, penduduk tetap waspada, mengawasi tanda-tanda makhluk yang sulit ditangkap. Entah Mutasi itu nyata atau hanya khayalan belaka, satu hal yang pasti – misteri makhluk aneh ini akan terus menghantui jalanan Makassar hingga beberapa waktu ke depan.
